Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak Kunjungi Pondok Pesantren Sunan Drajat

0
10
views

Dalam rangka menyambut semester baru, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan (INSUD) gelar kuliah umum dengan mengadakan Stadium Generale dengan membawa narasumber Bapak Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. (Wakil Gubernur Jawa Timur) dengan mengusung Tema “Eksistensi Mahasantri, Mahasiswa yang Santri dalam Menyongsong Revolusi Industri 4.0”. Acara ini baru saja dilaksanakan di Auditorium Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan pada siang hari tadi. (21/09/2019: 14.00 WIB)

Kedatangan Wakil Gubernur Jawa Timur Bapak Emil Dardak merupakan pertama kalinya beliau menginjakkan kaki di Bumi Damai Pondok Pesantren Sunan Drajat. Dengan begitu kedatangan beliau secara tidak langsung menjadi bagian dari Keluarga Besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dengan diberikan Sorban langsung oleh Pengasuh, Prof. DR. (HC) KH. Abdul Ghofur.

Revolusi Industri 4.0 saat ini memang sedang hangat-hangatnya untuk dikaji dalam berbagai acara seperti ini, apalagi oleh mahasiswa INSUD. Kalau kita bicara tentang riset, untuk penelitian kita habiskan uang negara bermilyaran. Tentunya kalau kita ingin memajukan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) maka harusnya kita tingkatkan pengetahuan kita. Tentunya kemajuan suatu bangsa diukur dengan adanya kemajuan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dan IMTAQ (Iman dan Taqwa).

Kalau pendidikan digabungkan dengan ilmu bisnis maka akan mudah untuk kita gunakan sebagai bahan riset atau penelitian. Jangan hanya belajar tentang usahanya, tapi jadikan belajarnya dengan cara bagaimana meningkatkan usaha itu nantinya. Dengan itu santri harusnya dibekali dengan Santripreneur sehingga menjadikan santri itu mampu punya usaha dan bisa mewujudkan Pesantren yang Pesantrenpreneur. Ada juga Sosiopreneur yang memfokuskan pada titik lulusan yang punya usaha sehingga bisa mendukung dan membantu usaha yang ada dalam Pesantren itu. Itu adalah 3 Pilar Program Ekonomi Pesantren di Jawa Timur.

“Mengenai Revolusi Industri 4.0 saat ini yang telah ditandai dengan adanya internet yang telah merebak saat ini, padahal seharusnya Revolusi Industri 3.0 itu belum selesai untuk disempurnakan. Maka dari hal itulah yang menjadikan Industri tidak efisien. Pada Revolusi Industri 4.0 ini pemuda saat ini harus mempunyai skill dan kecerdasan agar nantinya tidak kalah dengan kecerdasan buatan” begitulah pesan dari Bapak Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur pada Stadium Generale siang tadi.

Acara ini berlangsung dengan lancar meskipun ada sedikit kendala dengan waktunya karena perjalanan beliau yang cukup jauh. Banyak yang mengapresiasi acara ini dari seluruh Civitas Akademika Kampus maupun dari Seluruh Guru se-Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat.

Berikan komentar