Tradisi Rabu Wekasan di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan

0
9
views
Rabu Wekasan Pondok Pesantren Sunan Drajat

Lamongan – Rabu (6/10/2021) ini memiliki arti tersendiri bagi kaum muslim. Dalam kepercayaan adat jawa, hari ini dikenal dengan Rabu Wekasan Hari Rabu terakhir pada bulan Safar.

Untuk beberapa kalangan masyarakat atau santri mereka memiliki tradisi yang sudah turun temurun setiap kali Rabu Wekasan tiba. Sholat lidaf’il bala’ (tolak bala), dan dzikir bersama adalah tradisi yang sampai saat ini masih terjaga.

Pemandangan itu di antaranya terlihat di Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD), Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Seluruh santri diwajibkan untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Agung PPSD.

Shalat tolak bala dan dzikir bersama ini dimulai saat setelah sholat isya’ dilaksanakan, tepatnya pada pukul 19.45 WIB yang dipimpin oleh Ust. Rodli sebagai imam sholat tolak bala dan dilanjut pembacaan wirid oleh Ust. Subhan.

Dalam setiap peringatan Rabu Wekasan, terdapat bacaan dzikir atau amalan yang berbeda dari peringatan lainnya, amalan atau bacaan tersebut adalah melaksanakan sholat tolak bala 4 rokaat 2 salam dan setiap rokaat membaca alfatihah 1x kemudian membaca surat Al-Kautsar 17x, Al-ikhlas 5x, Al-Falaq 1x , An-Nas 1x. Kemudian dilanjutkan membaca doa dan membaca Ayat Kursi 313x.

Kegiatan Rabu Wekasan ini juga dilaksanakan secara Virtual melalui Channel YouTube Suara Santri PPSD yang diikuti oleh seluruh alumni dari berbagai belahan dunia.

Berikan komentar