Pesantren Bukan Institusi Pendidikan Kuno

0
112
views
Mahasiswa Universitas Washinton Amerika di Sunan Drajat
Mahasiswa Universitas Washinton Amerika di Sunan Drajat

Mr. Ulil Amri adalah warga negara indonesia lahir di M

akassar 1983 . Mr. Ulil yang  akrab di sapa Mas Ulil, menyelesaikan pendidikan s1 ilmu antropologi di Universitas Gajah Mada Yogjakarta , melanjutkan s2 dan menyelesaikannya di Australian National University (ANU) Candera Australia, melanjutkan s3nya di University of Washington (UW) Amerika serikat.

santri berinspirasi bersama peneliti
Para santri berbagi inspirasi bersama peneliti

Ketertarikan Mr.Ulil dalam dunia akademik dan riset yang membuat beliau termotivasi untuk mengkaji secara berlanjut teori-teori Antropologi sehingga nantinya beliau ingin menciptakan sendiri teori Antropologi yang khas Indonesia. Cita-cita besar itu di dasari dengan pemikiran bahwa selama ini banyak teori yang masih di lahirkan dari ilmuan-ilmuan barat. “ketika kita menggeluti bidang teori bagusnya linear, awal kita bangun pondasi dengan ilmu antropologi,begitu juga tiang pancangnya, lalu atapnya, warna atapnya, lalu jadilah rumah antropologi, kalau nanti antara pondasi, tiang, dan atapnya tidak sama maka nantinya akan tidak jelas”. Selain menyandang setatus Mahasiswa S3 di UW, Mr.Ulil juga tergabung dalam Lembaga ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Tujuan Mr.ulil datang  di pondok pesantren adalah untuk penelitian desertasinya dalam menyelesaikan pendidikan S3. Beliau tertarik dengan budaya di pesantren karena sejauh ini orang memandang pesantren adalah institusi pendidikan agama ataupun umum, akan tetapi jika lihat sekarang jauh lebih maju dan menjadi institusi lembaga sosial dan ekonomi masyarakat sekitar, pelestarian lingkungan, bahkan menjadi institusi yang bisa membawa perubahan masyarakat yang mendasar. Khusus untuk pesantren sunan drajat punya beberapa agenda yang di anggap progresif (maju) misalnya dari sisi lingkungan hidup dan sesuai dengan judul penelitian beliau yaitu “pesantren dengan lingkungan hidup” pondok pesantren punya program kemiri sunan sebagai solusi energi pembaharuan masa depan yang merupakan biomass rendah Emisi karbonnya serta ramah lingkungan, dan tanaman mengkudu yang menjadi penghijauan khusususnya di daerah lamongan, serta instalasi pengolahan limbah pesantren ramah lingkungan dan nantinya akan di konversi sehingga menghasilkan energi listrik. Sebagi sorang peneliti, Mr.Ulil telah mengerti banyak hal tentang program-program kinerja pondok yang telah berhasil menjalin kerjasama dengan pengusaha ternama, juga menjadikan santri yang bertmartabat dan berkuwalitas bagi agama maupun sosial. Menurutnya sistem pembelajaran dan pembentukan karakter inilah yang tidak akan di temukan dalam lnstitusi pendidikan pada umumnya.

Kekaguman beliau terhadap ponpes sunan drajat ini sangat besar, beliau berharap para santri sunan drajat nantinya akan membawa perubahan yang besar untuk negri yang lebih hebat, bermartabat, damai, dan maju dengan bekal ilmu akhidah juga akhlak yang menciptakan negri yang harmonis dan sejahtera.

Redaksi http://www.sunandrajat.info

Berikan komentar