Mencetak Generasi Santri Penulis di Pondok Pesantren Sunan Drajat

0
145
views
Santri Penulis II
Santri Penulis II

Mencetak Generasi Santri Penulis di Pondok Pesantren Sunan Drajat

Oleh : Aryan

 

            Dunia tulis menulis kian eksis dengan semakin berumurnya zaman, yang mana dibuktikan dengan bertambahnya  penulis-penulis handal, diklat jurnalistik dan media online ataupun offline yang hampir membanjiri penulisnya dari segala kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, ibu rumah tangga, dan lain sebagainya. Seorang santri yang dibawah naungan pesantrenan kelak mereka akan berdakwah di kalangan masyarakat. Oleh sebab itu, kegiatan semacam tulis menulis ini menjadi  alternative dakwah yang  sangat jitu dan masyhur tanpa harus bermuajjahah, sekaligus untuk mewadahi dan mengembangkan tinta-tinta mereka agar semakin terjaga dan indah goresannya seiring dengan zaman yang pertahunnya mengalami penua’an.

            Demi tercapainya tujuan tersebut, tim Santri Penulis Sunan Drajat menyelenggarakan kegiatan ke-2nya dalam 2017 ini pada tanggal 16 dan 17 November 2017. Para peserta dan panitia juga sangat antusisas memeriahkan dalam acara tersebut. Sebelumnya, para peserta harus bersaing terlebih dahulu  dengan puluhan santri dan santriwati dengan kemampuan keindahan tulisan agar lolos menjadi tim santri penulis, yang mana dari hasil tes tersebut diambil 15 santri dan 15 santriwati dengan karya terbaik.  Dalam forum, mereka digodog selama dua hari dua malam untuk menjadi penulis yang benar- benar matang dalam segala karya tulisnya seperti membuat laporan, puisi, opini dan juga bagaimana team work yang baik.

            Pada acara tersebut mendatangkan beberapa pemateri yang sangat handal dalam bidangnya dan sudah setiap hari bergelut dalam dunia tulis, seperti Gus Syahrul Munir (Ketua RMI Lamongan) , beberapa senior dari tim penulis , dan juga Tim Majalah Menara Sunan Drajat yang memang sangat handal dalam bidangnya mulai dari Teknik Wawancara, Menulis Sesuatu, Tradisi Menulis Santri, dll. Dan juga dimotivasi oleh Gus Iwan Zunaih (Rektor Institut Sunan Drajat) agar selalu giat menulis kapanpun dan dimanapun. Alhasil Motivasi beliau sangat merasuk kedalam kalbu mereka, dibuktikan pada hari ke-2 yang mana mereka lebih sering diminta untuk membuat beberapa karya tulis dan hasilnya memuaskan. 

            Pelatihan Jurnalistik Pesantren ini, akan selalu diadakan tiap tahunnya guna  untuk selalu membangkitkan penulis-penulis baru yang berbasis pesantren karna untuk menetralisir munculnya penulis-penulis yang terkadang tak berwawasan agama dan akhlaqul karimah juga untuk memantangkan masa depan mereka sebagai penulis yang rahmatan lilalamin. Alhamdulillah.

 

 

 

Berikan komentar