Majlis Dzikir As-Salam Mewarnai Keberkahan Pesantren Sunan Drajat

0
157
views
Istighotsah Kubro di Sunan Drajat
Istighotsah Kubro di Sunan Drajat

Paciran. Jamiyyah Dzikir As-Salam Surabaya menggelar istighostah kubro di pondok pesantren Sunan Drajat (09/04). Dengan waktu yang sama, warga Nahdiyyin juga menggelar istighotsah kubro di Sidoarjo. Jamiyyah tersebut dihadiri oleh 1112 jamaah dari Majlis Dzikir As-Salam dan Ponpes Nurul Karomah. Jamiyyah yang diketuai oleh KH. Ahmad Khusnul Yaqin ini digagas oleh KH. Ahmad Suwardi Maulana.

Pondok pesantren Sunan Drajat dijadikan lokasi  untuk memperingati harlah yang ke-11 jamiyyah tersebut. Sejak bulan November 2016 lalu, jamiyyah ini telah merencanakan istighosahnya. Istighosah ini rutin dilaksanakan satu hingga dua bulan sekali di kota Surabaya.

Bapak Hasan selaku ketua panitia pesantren mengungkapkan bahwa untuk menyiapkan acara besar seperti ini pihak pesantren sudah terbiasa. “persiapan pada acara ini panitia merasa tidak kerepotan sebab apa yang telah di butuhkan telah tersedia di pondok dan juga dari pihak panitia sudah terbiasa untuk menangani acara seperti ini” ucap beliau.  Tidak hanya itu, pengasuh pondok pesantren Sunan Drajat merasa sangat senang dan bersyukur sebab pelaksanaan istighotsah ini dilaksanakan di pesantren. Meskipun terik panas yang menyinari pesantren, para jamaah tetap khidmat dengan  pelaksanaan tersebut.

Pengasuh bersama para pemimpin majlis dzikir
Pengasuh (tengah)  bersama para pemimpin majlis dzikir

Tujuan diadakanya majlis dzikir ini adalah dalam rangka mendoakan bangsa Indonesia agar aman, damai, dan sentosa. Di karenakan bangsa Indonesia saat ini merasa tidak aman dan ada goncangan dari luar yang ingin menghancurkan negara Indonesia, harapan untuk kedepanya semoga jamiyah dzikir ini bisa istiqomah untuk melakukan agenda ini.

Selepas istighostah, jamaah dzikir As-Salam menyempatkan waktunya untuk mengambil berkah dari sumur peninggalan Sunan Drajat yang berada di tengah-tengah musholah putri. (Red.)

 

 

Berikan komentar