Cara Bapak

0
10
views
Puisi Cara Bapak

Bapak pengajar panggung kehidupan, penghitung jari

Tak banyak cakap juga tak pandai mengolah kata

Setiap huruf bijak itu takkan berbunyi lagi

Yang bapak bisa hanya menemani hingga senja habis ditelan dunia

“bapak ini hanya berpengalaman melakon alur sandiwara”

Juga tak pandai mengolah kata

Bapak hanya bisa menemani sampai detak detik arloji berhenti

Sampai tirai sandiwara menutup rapat esok hari

Bapak itu teman sejati

Saat sedih kami meluap memenuhi buku sedu sedan

Bapak menenangkan meski sedihmu lebih keras dalam

Saat perih kami menusuk menembus kulit bisu

Bapak sumpal lubang itu agar tak terlanjur sambil menelan kemarau dulu

Sekali, kami ingin kembali di dekatmu

Kembali mendengarkan naskah sandiwara kehidupan pelikmu

Di bawah lampu sorot kala berteater. Menikmati gema suara jerit dan tangismu

Mengajarkan agar tidak sedu sedan itu “lagi”

Hanya saja kami tak tahu dan tak mau tahu

Kapan tiba detak detik waktumu

Berita sebelumyaKAKU
Berita berikutnyaTindakan Preventif Santri PPSD dalam Mencegah Wabah Virus Corona
📆 28 april 2000 | 🎗Mahasiswa Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan | 🏡 Bubulan Bojonegoro | 📌 Apapun yng ada adalah kebaikan dan itu ada pada diri manusia
BAGIKAN

Berikan komentar