Blusukan Ustad A. Mirzaq di Bumi PPSD

0
246
views
Logo Ummi Foundation
Logo Ummi Foundation
Ust. A. Mirzaq (tengah) memberikan penjelasan kepada santri MQ PPSD didampingi oleh Ust. Ridwan Yasiri (kiri) dan Ust. Nasichin (kiri)
Ust. A. Mirzaq (tengah) memberikan penjelasan kepada santri MQ PPSD didampingi oleh Ust. Ridwan Yasiri (kiri) dan Ust. Nasichin (kiri)

                PPSD – Madrasatul Qur’an Sunan Drajat yang dikepalai oleh ustadz Ridlwan Yasiri saat ini telah terjadi peningkatan yaitu adanya program turjumanil qur’an dan program tahfidzul qur’an yang mana pada tahun-tahun sebelumnya belum ada dan alhamdulillahnya pada tahun ini yaitu tahun pelajaran 2016-2017 telah ada 2 program baru yang masih dalam naungan metode ummi.

 

MQ Sundra (Madrasatul Qur’an Sunan Drajat) selain melakukan metode pembelajaran baca alqur’an, MQ Sundra juga melakukan metode pembelajaran turjumanil qura’an mnerjemah alqur’an. Kemarin (06/09) telah kedatangan tamu dari ummi foundation yaitu ust. A. Mirzaq dengan bertujuan untuk melakukan supervisi metode turjuman di MQ Sundra, tepatnya di Pondok Pesantren Sunan Drajat.

 

                Kedatangan salah satu penyusun buku turjumanil qur’an 12 juz, ustadz a. Mirzaq bertujuan “…adanya ustadz A. Mirzaq (Ummi Foundation) datang kesini adalah melakukan supervisi di MQ Sundra dengan bertujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem pembelajaran turjuman yang diasuh oleh ustadz Nasichin agar lebih maksimal serta sesampainya santri yang dibina olehnya juga bisa menjadi guru turjuman kedepannya…” ujar bapak Suyanto, ketua cabang ummi Lamongan.

 

                Lain dari pada itu metode ini (turjuman. red) baru tersebar di kabupaten Lamongan sebanyak 3 titik yaitu di Dagan, PP Maulana Ishaq, dan di MQ Sundra PPSD. Di Pondok Pesantren Sunan Drajat sendiri metode turjuman baru ada ditahun ini (Tahun Pelajaran 2017-2018), dikarenakan setelah diikutkannya ustadz Nasichin untuk melakukan training metode turjuman 6 bulan yang lalu di Ummi Foundation.

 

                Selain bertujuan untuk mempelajari terjemah Al-Qur’an secara bahasa Indonesia, Turjumanil Qur’an juga bisa memberikan jalan untuk meraih syafa’at kelak di akhirat “…Al-Qur’an juga bisa memberi kita syafa’at kelak diakhirat dengan cara kita mau tafakkur (berfikir. red) dan tadabbur (menghayati. Red) apa yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur’an, jika kita sudah bisa tafakkur dan tadabbur nicaya kita bisa mengamalkan apa yang ada di Al-Qur’an dan mendapatkan syafa’atnya namun jika tidak niscaya Al-Qur’an juga bisa melaknat kita juga…” terang ustadz A.Mirzaq, salah satu penyusun buku turjumanil Qur’an 12 juz.

 

                Para santri turjumanil Qur’an pun sangat senang karena telah didatangi oleh ustadz A. Mirzaq “…saya senang sekali karena saya bisa langsung bertatap muka dengan salah satu penyusun buku turjumanil qur’an…” ujar saudara Ari, salah satu santri turjuman. Namun tidak semua santri beranggapan baik “…sedikit kurang lega bagi saya karena masih belum bisa mendengar suara ustadz A. Mirzaq ketika membaca Qur’an…” pendapat santri yang berinisial Ra. Setelah sistem pembelajaran diakhiri pada pukul 19.10 WIB, ustadz A. Mirzaq bersama ketua cabang ummi serta ustadz Asykuri selaku waka kurikulum mengadakan raprat tertutup dikelas santri turjuman.

Berikan komentar